Showing posts with label Dasar Jurnalistik. Show all posts
Showing posts with label Dasar Jurnalistik. Show all posts

May 15, 2013

Progam Studi Ilmu Psikologi UMSIDA

Fakultas Psikologi Umsida sudah berdiri sejak 8 tahun yang lalu, tepatnya di tahun 2004. Dan Sudah ter-Akreditasi sejak tahun 2011. Saat ini fakultas ini, telah mendapat ijin operasional untuk pembukaan Progam Studi Ilmu Psikologi Strata Satu (S1).


Prodi Ilmu Psikologi adalah sebuah sebuah progam yang mempelajari tentang berbagai aspek proses mental dan perilaku manusia, baik sebagai individu maupun sebagai makhluk sosial.. Dengan Eko Hardiansyah, S.Psi, M.Psi  sebagai Dekan, dan Effy Wardayati Maryam, S.Psi, M.Si. sebagai Kepala Progam Didik.

Untuk Progam Studi Ilmu Psikologi sendiri, merupakan jurusan yang baru di UMSIDA, namun peminatnya cukup banyak sekali. Mengingat UMSIDA adalah Universitas terbaik yang ada di Sidoarjo. Untuk Fakultas Psikologi sendiri untuk saat ini mempunyai lebih dari 200 Mahasiswa.

Didukung dengan tenaga didik yang mumpuni pada bidangnmya, diharapakan mahasiswa dapat menyerap berbagai ilmu yang diajarkan. Selain tenaga didik yang memang ahli dalam bidangnya, Prodi Psikologi memiliki fasilatas Lab Psikologi.

Dalam Praktiknya, tenaga ahli Psikologi atau lulusan Psikologi sangat dibutuhkan di banyak sektor, seperti : lembaga bantuan hukum, guru BK/BP, lembaga kemasyarakatan, konsultan, teraphist, personalia, Trainer SDM, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Yang membuatnya unggul dari Perguruan Tinggi lainnya adalah, Progam Studi yang bertujan menciptakan akademisi yang berkualitas, berkarakter Islami, dan unggul. Memiliki potensi yang berorintasi pada IPTEK, mengingat hal ini sangat dibutuhkan untuk saat ini. Serta mengikuti perkembangan ilmu psikolgi terkini, sehingga dapat bersaing di-era global.

April 13, 2013

Mbak Nur, Pustakawati yang awalnya Coba - Coba.

Mbak Nur, itu sapa’an akrabnya. Beliau adalah salah satu petugas perpustakaan Universitas Muhmmadiyah. Pemilik nama lengkap Nur Hayati ini, lahir di Surabaya tepat pada tanggal 2 Desember 1979. Wanita paruh baya ini sudah mengabdi sejak 9 tahun silam di perpustakaan UMSIDA tercinta.

Mbak Nur dibesarkan di keluarga yang bersahaja. Tumbuh dan besar di Surabaya, tepatnya di daerah Gubeng Kertajaya. Bungsu dari lima bersaudara juga sangat hobi traveling alias jalan – jalan. Tak pernah ada patokan khusus untuk tujuan wisatanya, intinya jalan – jalan dan menghabiskan masa rehat ketika hari libur.

Mengambil Diploma jurusan Perpustakaan, membawa karirnya di bidang pinjam – meminjam buku. Usut punya usut, progam didik (prodi) yang ia ambil ini adalah bukanlah keingan pribadinya, tapi merupakan saran teman kakaknya. Lulus dari pendidikannya di UNAIR pada tahun 2001, Mbak Nur mengambil pekerjaan lepas atau freelance di rental buku. Banyak pengalaman dalam bidang perpustakaan membuatnya memilih jenjang karir yang pasti. Kemudian pada tahun 2004 beliau masuk di UMSIDA sebagai staf perpustakaan.

Selain aktifitasnya sebagai pustakawan, saat ini beliau juga mengambil jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Masuk di jurusan Informasi dan Perpustakaan di UNAIR untuk Strata satu. Merupakan bekal menunjang karirnya di bidang perpustakaan. Bekerja sambil belajar tentunya bukan alasan untuk menyurutkan semangatnya.

Karirnya terus melejit, saat ini si bungsi ini menjabat sebagai Kepala Pelayanan Teknis di Perpustakaan UMSIDA. Segala bentuk teknis seperti, pembelian buku, penyimpanan arsip sampai perawatan aset menjadi tanggung jawabnya. Bukan hal yang mudah tentunya, “tetap bekerja dengan passion itu kuncinya”, begitu tuturnya. Kebosanan dalam bekerja ia siasati dengan membaca buku sambil mendengarkan musik.

Selama sembilan tahun lebih ini, tentunya banyak suka dan duka ketika menjaga perpustakaan UMSIDA. Kendala seperti pengadaan buku yang kurang maksimal, permasalahan mahasiswa yang bandel ketika mengembalikan buku, dan masih banyak lagi masalah teknis lainnya. Selain masalah – masalah tersebut, tentunya masih lebih banyak lagi hal – hal menyenangkan yang membuatnya masih bertahan sampai saat ini. Mahasiswa yang ramah, persaudaraan yang erat diantara staf, dan tentunya di kala aktifitasnya ia masih bisa menjalani hobinya, yaitu membaca.

Dengan motto “belajar itu berposes, dan jangan berhenti sampai kapanpun”, wanita berkacamata ini yakin bisa membawa perpustakaan UMSIDA jauh lebih maju. Dengan progam – progam menarik seperti pengadaan buku – buku baru setiap bulannya, bahkan kita bisa request buku yang akan kita baca pada petugas. Dengan adanya progam tersebut, diharapkan dapat meningkatkan minat baca mahasiswa UMSIDA.

April 11, 2013

Rujak Cingur Sedati

Jawa Timur dan Rujak Cingur merupakan hal yang tak terpisahkan. Makanan olahan sayur yang diguyur dengan bumbu berbahan dasar petis dan ditambah dengan potongan – potongan daging cingur ini memang cukup populer di acara – acara festival jajanan pasar. Khususnya di daerah seperti Sidoarjo, kuliner yang satu ini cukup populer. Sidoarjo sendiri merupakan salah satu tempat produsen petis di Jawa Timur. 
diambil dari http://triy.files.wordpress.com

March 21, 2013

Prinsip dan Ciri Seorang Jurnalistik

Bill Kovach dan Tom Rosentiels menulis sebuah buku dengan judul The Elements of Journalism. Dalam buku tersebut telah disebutkan beberapa prinsip sebagai seorang jurnalistik. setidaknya ada sembilan prinsip yang harusnya dimiliki oleh seorang jurnalistik. Berikut adalah kesembilan prinsip tersebut:
diambil dari http://www.kopertis3.or.id


March 14, 2013

Jurnalistik

Jurnalistik berasal dari kata kewartawanan atau jurnalisme. Mungkin bagi kita anak - anak muda tidak seberapa mengenal istilah - istilah tersebut. Kita lebih fasih menyebutnya dengan sebutan Jurnalistik. Kewartawanan atau jurnalisme, berasal dari kata Journal yang artinya catatan harian, atau catatan mengenai kejadian sehari-hari. Journal berasal dari istilah bahasa Latin diurnalis, yaitu orang yang melakukan pekerjaan jurnalistik.

Di Indonesia, istilah Jurnalistik dulu lebih dikenal dengan istilah Publistik. Dua istilah ini tadinya biasa dipertukarkan, hanya berbeda asalnya. Beberapa kampus di Indonesia sempat menggunakannya karena berkiblat kepada Eropa. Seiring waktu, istilah jurnalistik muncul dari Amerika Serikat dan menggantikan publisistik dengan Jurnalistik. Publisistik juga digunakan untuk membahas Ilmu Komunikasi.

Dasar Jurnalistik
dicuplik dari http://budikhoironi.files.wordpress.com

Sejarah Lahirnya Jurnalistik

Pada awalnya, komunikasi antar manusia sangat bergantung pada komunikasi dari mulut ke mulut. Catatan sejarah yang berkaitan dengan penerbitan media massa terpicu penemuan mesin cetak oleh Johannes Gutenberg.

March 12, 2013

Rohana Kudus, Wartawati Pertama di Indonesia

Dibalik dunia Pers yang fana ini, ternyata ada beberapa tokoh yang berpengaruh tapi mereka diabaikan. Banyak fakta yang sengaja disembunyikan untuk kepentingan - kepentingan tertentu. kembali lagi itu karena kekuasaan. 

Salah satu tokoh yang dimaksudkan adalah Rohana Kudus. Perempuan berdarah Minang kental yang lahir di era Kartini. Beliau adalah tokoh perempuan yang sepertinya sedikit dipinggirkan. Kami selaku generasi muda, sangat asing ketika pertama kali mendengar namanya. Beliau adalah wartawan wanita pertama di Indonesia dan sempat menerbitkan surat kabar khusus untuk kaum hawa, "Sunting Melayu".


Rohana Kudus
diambil dari Wikimedia.org

berikut sedikit biografi Rohana Kudus,

Rohana Kudus lahir di Kota Gadang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, 20 Desember 1884 yang saat itu masih Negara Hindia Belanda, kemudian beliau meninggal di Jakarta, di usianya yang ke – 87 tahun,